- Cetak Generasi Tangguh, Sumenep Gelar Kejuaraan Armwrestling Pelajar
- Ketua DPD GMNI Jatim Soroti Prioritas, Pendidikan dan Kesehatan Gratis Didahulukan
- Hj. Toyyibah Tegaskan Komitmen Pelayanan Saat Pemberangkatan Umroh
- BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Bijak Kelola THR Agar Tidak Habis Seketika
- Dies Natalis GMNI ke-72, Hairil Fajar: Perkuat Semangat Marhaenisme di Era Modern
- Kemenag Prediksi Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Hilal Belum Memenuhi Syarat
- Jelang Idul Fitri, Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Berbagi untuk Mahasiswa
- Bersama PAC PDI-P Guluk-Guluk, H. Abd Rahman Santuni Anak Yatim
- Ramadhan Peduli Warnai Kebersamaan Warga Pinggir Papas
- Peduli PKL di Bulan Ramadhan, Sulahuddin Salurkan Sembako dan Bukber Bersama PAC Lenteng
DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat

SUMENEP – Peringatan Hari Gizi Nasional menjadi pengingat penting bahwa kesehatan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari sektor pertanian dan ketahanan pangan. Ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa petani memiliki peran strategis dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tetapi bagaimana masyarakat bisa mengakses pangan yang beragam, bergizi, dan berkelanjutan. Di sinilah peran sektor pertanian sangat penting,” ujar Chainur Rasyid, Sabtu (25/1).
Baca Lainnya :
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat0
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak! 0
- GMNI Jatim Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Hak Politik Rakyat0
- Retrebusi Pantai Slopeng Diduga Tak Sesuai Perda, Kepala Disbudporapar Angkat Bicara0
- Ratusan Tambak Udang di Sumenep Belum Berizin, DPRD Dorong Penertiban0
Menurutnya, Kabupaten Sumenep memiliki potensi besar di sektor pertanian, hortikultura, peternakan, dan perikanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pola konsumsi pangan bergizi seimbang. Namun, tantangan masih ada, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan lokal yang sehat.
DKPP Sumenep, lanjut Chainur, terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui berbagai program, seperti pengembangan pertanian lokal, diversifikasi pangan, pemanfaatan pekarangan, serta edukasi konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
“Jika pertanian kuat dan pangan lokal dimanfaatkan dengan baik, maka gizi masyarakat akan ikut membaik. Ini sejalan dengan upaya menekan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Melalui momentum Hari Gizi Nasional, DKPP Sumenep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih menghargai hasil pertanian lokal dan menjadikannya bagian dari pola makan sehari-hari demi terwujudnya ketahanan pangan dan kesehatan yang berkelanjutan. (Adm)










