- GMNI Jatim : Pelemahan Rupiah Pertegas Pentingnya Kembali ke Jalan Berdikari Bung Karno
- Sempat Mengaku Tak Tahu, Pengelola SPPG Aeng Dake 2 Kini Sebut Keluhan Limbah Bohong
- Warga Pertanyakan Pengelolaan Limbah SPPG Al-Azhar Aeng Dake yang Menimbulkan Bau
- Merawat Api Perjuangan Sang Proklamator, Lenteng Bangun Sinergi Lintas Elemen
- Ketua PAC Lenteng : Semangat Pancasila Harus Hidup di Hati Milenial dan Gen Z
- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat
Ketua DPD GMNI Jatim Soroti Prioritas, Pendidikan dan Kesehatan Gratis Didahulukan

Surabaya - Ketua DPD GMNI Jawa Timur, Hendra Prayogi, SH, menegaskan bahwa pemerintah perlu memprioritaskan program pendidikan dan kesehatan gratis sebelum menjalankan program makan bergizi gratis.
Hal tersebut disampaikan Hendra dalam sebuah pernyataan video yang beredar di publik. Ia menilai bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.
“Pendidikan gratis akan melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing, sementara kesehatan gratis menjamin masyarakat bisa hidup layak dan produktif,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Hj. Toyyibah Tegaskan Komitmen Pelayanan Saat Pemberangkatan Umroh0
- BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Bijak Kelola THR Agar Tidak Habis Seketika0
- Dies Natalis GMNI ke-72, Hairil Fajar: Perkuat Semangat Marhaenisme di Era Modern0
- Kemenag Prediksi Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Hilal Belum Memenuhi Syarat0
- Jelang Idul Fitri, Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Berbagi untuk Mahasiswa0
Menurutnya, program makan bergizi gratis memang memiliki tujuan yang baik, namun akan lebih optimal jika didukung oleh sistem pendidikan yang kuat dan layanan kesehatan yang merata.
Hendra juga menekankan pentingnya pemerintah dalam menyusun skala prioritas kebijakan, agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan utama masyarakat.
“Kalau pendidikan dan kesehatan sudah kuat, program lainnya akan lebih mudah berjalan dan tepat sasaran,” tambahnya. (Adm)










