- Dari 4,5 Miliar Penerima MBG, Sebanyak 28 Ribu Dilaporkan Alami Keracunan
- Dipimpin Naghfir, Majelis Rotibul Haddad Sambung Sanad ke Ponpes Sukorejo
- Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik
- Momentum HPN, Kepala DKPP Sumenep Tekankan Peran Pers
- Momentum HPN, Direktur BPRS Sumenep Ungkap Pentingnya Peran Pers
- HPN 2026, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Peran Strategis Pers
- Hadiri RS BHC Run 2026, MH Said Abdullah Tegaskan Komitmen Dukung Kesehatan Publik
- DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
Travel Haji & Umroh RWG Tekankan Pelayanan Terbaik Untuk Jamaah

Keterangan Gambar : Brosur Rehlah Wisata Global
Sumenep, angkasatunews.com – Lonjakan minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji membuat industri travel kian menggeliat. Puluhan penyedia layanan bermunculan dengan berbagai penawaran.
Namun, di tengah kompetisi tersebut, Direktur Rehlah Wisata Global, H. Ramzi, memberi imbauan penting: masyarakat harus lebih cermat dalam memilih dan tidak menyamaratakan kualitas setiap travel.
Dalam keterangannya, Ramzi mengatakan bahwa maraknya pilihan travel tidak selalu sejalan dengan pemahaman masyarakat mengenai standar pelayanan di baliknya. Banyak jamaah, ujarnya, masih menilai hanya berdasarkan harga atau brosur, padahal setiap penyelenggara memiliki ritme kerja yang berbeda.
Baca Lainnya :
- Krisis Air Tak Kunjung Selesai, Warga Ancam Turun ke Jalan Jika PDAM Diam0
- CIPAYUNG PLUS JATIM TOLAK GELAR PAHLAWAN UNTUK SOEHARTO, SEBUT CEDERAI KEADILAN SEJARAH0
- Roni Ardianto, Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto Adalah Upaya Pemutihan Dosa Politik Orba0
- Sindiran Pedas Alif Rofiq di Hari Jadi Sumenep, Dari Migas hingga Infrastruktur Rusak0
- Semangat Pemuda Tercermin di Kain Batik Canteng Koneng0
“Setiap travel punya cara kerja, karakter pelayanan, dan budaya yang berbeda. Ada yang bergerak cepat, ada yang terukur dan detail. Tapi tujuan akhirnya serupa,” ungkap H. Ramzi, Rabu (26/11/2025).
Ramzi menegaskan bahwa pelayanan sejati tidak lahir dari promosi, melainkan dari jam terbang dan pengalaman panjang di lapangan.
Menurutnya, ada hal-hal yang tidak tertulis di brosur seperti kesiapan menangani kondisi darurat, kemampuan pendamping dalam mengarahkan jamaah, hingga kecakapan tim saat menghadapi situasi tak terduga.
“Kualitas pelayanan tumbuh dari budaya kerja. Dari kepedulian yang dipupuk bertahun-tahun. Karena itu tidak adil kalau semua travel dinilai sama atau hanya dari satu sisi,” tambahnya.
Lebih jauh, Ramzi mengingatkan bahwa perjalanan ibadah bukan sekadar perjalanan wisata sehingga tidak semestinya diukur dari murahnya harga paket.
“Ini perjalanan hati. Jamaah butuh ketenangan, bukan sekadar potongan harga. Lihat legalitasnya, lihat pendampingannya, lihat bagaimana mereka bekerja saat di lapangan,” tutur Direktur Rehlah Wisata Global itu.
Ramzi juga berharap seluruh penyelenggara travel baik besar maupun kecil dapat terus menjaga mutu layanan dan menjadikan keselamatan jamaah sebagai prioritas utama. “Kita semua memikul amanah. Misi kita sama: membawa jamaah menuju Baitullah dengan selamat dan penuh keberkahan,” pungkasnya.










