- LSM Bidik Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan, Periksa Dugaan Jual Beli Titik MBG di Madura
- GMNI Jatim : Pelemahan Rupiah Pertegas Pentingnya Kembali ke Jalan Berdikari Bung Karno
- Sempat Mengaku Tak Tahu, Pengelola SPPG Aeng Dake 2 Kini Sebut Keluhan Limbah Bohong
- Warga Pertanyakan Pengelolaan Limbah SPPG Al-Azhar Aeng Dake yang Menimbulkan Bau
- Merawat Api Perjuangan Sang Proklamator, Lenteng Bangun Sinergi Lintas Elemen
- Ketua PAC Lenteng : Semangat Pancasila Harus Hidup di Hati Milenial dan Gen Z
- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah
Pertumbuhan Ekonomi Sumenep 2025 Lampaui Target RPJMD Bappeda Pastikan Tren Positif Ekonomi Sumenep

SUMENEP, angkasatunews.com – Kinerja ekonomi Kabupaten Sumenep sepanjang 2025 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan PDRB (y-on-y) mencapai 6,46 persen pada Triwulan I dan berada di angka 5,50 persen pada Triwulan II. Torehan itu sudah melampaui target RPJMD 2025 yang dipatok 4 persen.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa strategi penguatan sektor unggulan yang digarap pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil konkret. Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Sumenep ditopang kebijakan terpadu yang menitikberatkan pada sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta industri kecil dan menengah (IKM).
Menurut Arif, seluruh perangkat daerah telah diminta bekerja secara sinergis agar program pembangunan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjangkau wilayah kepulauan. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan ekonomi.
Baca Lainnya :
- Rakyat Sumenep Menjerit Harga Pupuk Mahal di Luar HET, Jong Sumekar Minta Pemerintah Bertindak0
- Krisis Air Tak Kunjung Selesai, Warga Ancam Turun ke Jalan Jika PDAM Diam0
- CIPAYUNG PLUS JATIM TOLAK GELAR PAHLAWAN UNTUK SOEHARTO, SEBUT CEDERAI KEADILAN SEJARAH0
- Roni Ardianto, Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto Adalah Upaya Pemutihan Dosa Politik Orba0
- FAM Desak Dinas Sosial Tandai Rumah Penerima Bansos, Soroti Kemiskinan Sumenep0
“Sumenep memiliki potensi sangat besar. Ketika pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat berjalan bersama, percepatan pertumbuhan dan pembukaan lapangan kerja bisa dicapai,” ujarnya.
Arif juga menguraikan penyebab tingginya pertumbuhan pada Triwulan I, yakni meningkatnya konsumsi rumah tangga serta distribusi barang menjelang Ramadan dan Idulfitri. Sementara perlambatan tipis pada Triwulan II lebih dipengaruhi siklus pascapanen dan fluktuasi harga komoditas pertanian, namun tetap berada pada kategori stabil.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sumenep tetap memantau tantangan yang harus diantisipasi, seperti stabilitas harga pangan, distribusi logistik ke wilayah kepulauan, peningkatan daya saing produk lokal, dan kebutuhan investasi untuk mendorong sektor produktif.
Arif menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus menjaga momentum positif ini melalui penguatan kebijakan lintas sektor, perbaikan regulasi, serta pelibatan aktif masyarakat.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Sumenep dapat terus meningkat dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adm)










