- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat
- Minim Perhatian, Kelas Bocor Ganggu Aktivitas Belajar
- Polda Jatim Musnahkan 22,22 Kg Kokain Temuan Pesisir Sumenep
- Hendra Prayogi: Negara Salah Prioritas, Pendidikan Gratis Harus Didahulukan
- Hari Buruh, Direktur BPRS Bhakti Sumekar Dorong Kesejahteraan Pekerja
- GMNI Jatim di Hari Buruh, Tegas Lawan Sistem Kerja yang Memiskinkan
- BREAKING NEWS: Kades Pragaan Daya Sumenep Dikabarkan Ditangkap Kejari
- Peringati Hari Kartini, dr. Erliyati Tekankan Pentingnya Peran Perempuan di Sektor Kesehatan
- MBG Diduga Basi Ditolak Sekolah, Korwil SPPG Sumenep Pilih Diam
- MBG Ditolak Sekolah, SDN Lebeng Barat II Khawatirkan Kesehatan Siswa
Sambut Imlek 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Serukan Kebersamaan dan Toleransi

Keterangan Gambar : Sambut Imlek 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Serukan Kebersamaan dan Toleransi
Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dul Siam, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada masyarakat Tionghoa yang merayakan, terutama yang berada di Kabupaten Sumenep.
Ia berharap pergantian tahun dalam penanggalan Kongzili ini membawa berbagai kebaikan. “Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga tahun yang baru menghadirkan keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan keberhasilan bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Tionghoa di Sumenep,” ujarnya.
Menurut Dul Siam, Imlek bukan sekadar perayaan keagamaan dan tradisi budaya bagi umat Konghucu maupun etnis Tionghoa. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.
Baca Lainnya :
- Krisis Air Tak Kunjung Selesai, Warga Ancam Turun ke Jalan Jika PDAM Diam0
- Sindiran Pedas Alif Rofiq di Hari Jadi Sumenep, Dari Migas hingga Infrastruktur Rusak0
- PAC Ansor Manding Gelar Maulid Nabi & Doa Bersama, Sutikno Tekankan Kekeluargaan0
Anggota dewan yang berasal dari Pulau Sapeken itu menilai Sumenep sebagai daerah yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Karena itu, ia berharap perayaan Imlek dapat semakin mempererat tali persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta memelihara harmoni sosial dalam masyarakat yang majemuk.
Politikus PKB tersebut juga mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Imlek sebagai waktu yang tepat untuk introspeksi, memperbaiki hubungan sosial, dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong demi kemajuan daerah.
“Keberagaman adalah kekuatan bersama. Melalui semangat Imlek, mari kita wujudkan Sumenep yang lebih maju, sejahtera, dan tetap harmonis,” tutupnya.










