- GMNI Jatim : Pelemahan Rupiah Pertegas Pentingnya Kembali ke Jalan Berdikari Bung Karno
- Sempat Mengaku Tak Tahu, Pengelola SPPG Aeng Dake 2 Kini Sebut Keluhan Limbah Bohong
- Warga Pertanyakan Pengelolaan Limbah SPPG Al-Azhar Aeng Dake yang Menimbulkan Bau
- Merawat Api Perjuangan Sang Proklamator, Lenteng Bangun Sinergi Lintas Elemen
- Ketua PAC Lenteng : Semangat Pancasila Harus Hidup di Hati Milenial dan Gen Z
- Hari Lahir Pancasila, Direktur RSUD Sumenep Ajak Tenaga Kesehatan Perkuat Nilai Kemanusiaan
- Maknai Hari Lahir Pancasila, Didik Haryanto Sebut Batik Perekat Persatuan Bangsa
- Ketua KNPI Sumenep Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Aksi Nyata
- Mari Kita Buat MR Ball Lebih Megah
- Puluhan Kader Ansor Digembleng Jadi Penggerak Umat
Pelabuhan Raas Sumenep Gelap Gulita, Penumpang Khawatir Barang Bawaannya Hilang

Angkasatunews - Lutfilullah, pemuda asal Desa Kropoh Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep keluhkan Pelabuhan Kapal Fery Raas yang gelap gulita. Itu disebabkan karena kurangnya lampu penerangan.
Menurut pemuda yang akrab disapa Lutfi, yang tergabung dalam FPR (Forum Pemuda Raas), hal itu membuat para penumpang khawatir barang-barang bawaannya hilang. Bahkan mirisnya, hal ini terjadi saat arus mudik balik.
"Kami berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi pelabuhan yang gelap gulita. Banyak penumpang yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut karena takut barangnya hilang atau tertinggal karena kondisi yang gelap," kata Lutfi, Sabtu malam (12/04).
Baca Lainnya :
- Surat Rekomendasi ke Pimpinan DPRD Sumenep Minta Polisi Segera Bertindak Terhadap Galian C0
- Banyak Tambang Galian C Ilegal di Batuputih, Warga Minta Segera Ditutup0
- Puskesmas Masalembu Layani Pemeriksaan Kesehatan Pemudik pada Arus Mudik dan Balik Lebaran0
- Libur Lebaran, Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep tetap Maksimal0
- Ini yang dikeluhkan duo Mclaren pada hari pertama di Suzuka0
Di kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo ini, ia berharap pemerintah Kabupaten Sumenep serius dalam melakukan pembangunan, baik daratan maupun kepulauan.
"Hal tersebut juga menandakan bahwa pemerintah serius dalam membangun daerahnya, khususnya kepulauan," ujarnya.










