- Cetak Generasi Tangguh, Sumenep Gelar Kejuaraan Armwrestling Pelajar
- Ketua DPD GMNI Jatim Soroti Prioritas, Pendidikan dan Kesehatan Gratis Didahulukan
- Hj. Toyyibah Tegaskan Komitmen Pelayanan Saat Pemberangkatan Umroh
- BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Bijak Kelola THR Agar Tidak Habis Seketika
- Dies Natalis GMNI ke-72, Hairil Fajar: Perkuat Semangat Marhaenisme di Era Modern
- Kemenag Prediksi Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret, Hilal Belum Memenuhi Syarat
- Jelang Idul Fitri, Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Berbagi untuk Mahasiswa
- Bersama PAC PDI-P Guluk-Guluk, H. Abd Rahman Santuni Anak Yatim
- Ramadhan Peduli Warnai Kebersamaan Warga Pinggir Papas
- Peduli PKL di Bulan Ramadhan, Sulahuddin Salurkan Sembako dan Bukber Bersama PAC Lenteng
Pelabuhan Raas Sumenep Gelap Gulita, Penumpang Khawatir Barang Bawaannya Hilang

Angkasatunews - Lutfilullah, pemuda asal Desa Kropoh Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep keluhkan Pelabuhan Kapal Fery Raas yang gelap gulita. Itu disebabkan karena kurangnya lampu penerangan.
Menurut pemuda yang akrab disapa Lutfi, yang tergabung dalam FPR (Forum Pemuda Raas), hal itu membuat para penumpang khawatir barang-barang bawaannya hilang. Bahkan mirisnya, hal ini terjadi saat arus mudik balik.
"Kami berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi pelabuhan yang gelap gulita. Banyak penumpang yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut karena takut barangnya hilang atau tertinggal karena kondisi yang gelap," kata Lutfi, Sabtu malam (12/04).
Baca Lainnya :
- Surat Rekomendasi ke Pimpinan DPRD Sumenep Minta Polisi Segera Bertindak Terhadap Galian C0
- Banyak Tambang Galian C Ilegal di Batuputih, Warga Minta Segera Ditutup0
- Puskesmas Masalembu Layani Pemeriksaan Kesehatan Pemudik pada Arus Mudik dan Balik Lebaran0
- Libur Lebaran, Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep tetap Maksimal0
- Ini yang dikeluhkan duo Mclaren pada hari pertama di Suzuka0
Di kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo ini, ia berharap pemerintah Kabupaten Sumenep serius dalam melakukan pembangunan, baik daratan maupun kepulauan.
"Hal tersebut juga menandakan bahwa pemerintah serius dalam membangun daerahnya, khususnya kepulauan," ujarnya.










