- Dari 4,5 Miliar Penerima MBG, Sebanyak 28 Ribu Dilaporkan Alami Keracunan
- Dipimpin Naghfir, Majelis Rotibul Haddad Sambung Sanad ke Ponpes Sukorejo
- Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik
- Momentum HPN, Kepala DKPP Sumenep Tekankan Peran Pers
- Momentum HPN, Direktur BPRS Sumenep Ungkap Pentingnya Peran Pers
- HPN 2026, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Peran Strategis Pers
- Hadiri RS BHC Run 2026, MH Said Abdullah Tegaskan Komitmen Dukung Kesehatan Publik
- DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
Koalisi Rakyat Melawan (Koramel) Lakukan Aksi Demo Di Depan Kantor Bawaslu Sumenep

Keterangan Gambar : Suasana demo Koramel di depan kantor Bawaslu Sumenep
Sumenep, Angkasatunews.com - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Melawan (Koramel) melakukan aksi demo besar-besaran di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawslu) Sumenep, pada Kamis, (05/12/2024).
Koalisi yang terdiri dari Masyarakat, Mahasiswa, LSM, Aktivis pro-Demokrasi, dan Aktivis perempuan menyuarakan kekecewaannya terhadap Pilkada Kab. Sumenep 2024. Mereka menyuarakan bahwa pilkada tersebut penuh dengan kecurangan.
Sulaisi Abdurrazaq, kordinator aksi demo (Koramel), dalam orasinya dengan tegas mengatakan bahwa demokrasi di Kabupaten Sumenep tengah berada dalam kondisi darurat.
Baca Lainnya :
- Dari Demokrasi ke Datakrasi0
- Pemilih Coblos Lebih Satu Kali, KPU Sumenep Terima Surat Rekomendasi PSU dari Bawaslu0
- Civil Society vs Oligarki: Pilkada Sumekar dan Restorasi Demokrasi0
- Tes Semi Final Duta Batik Madura 2024 Sukses Digelar0
- Pengelolaan Portal Parkir Pasar Anom Amburadul, BMPS Audiensi ke DKUPP0
“Kami juga melihat banyak praktik curang yang terjadi. Tentu hal itu sangat merugikan pada salah satu paslon. Maka dari itu demokrasi di Sumenep harus segera diselamatkan,” tegas Sulaisi di hadapan ribuan demonstran.
Praktisi hukum yang biasa dipanggil Sulaisi itu mengkritik kinerja Bawaslu Sumenep yang dinilai lalai dalam mengawasi jalannya Pilkada Sumenep 2024.
“Dengan anggaran sebesar itu, kecurangan harusnya tidak terjadi,” ucap Sulaisi.
Dalam aksi tersebut, Koramel menyampaikan beberapa tuntutan, salah satunya mendesak Bawaslu untuk mendiskualifikasi Paslon 02, yaitu Ahmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim (FAHAM), yang mereka tuding terlibat kecurangan. Selain itu mereka juga meminta tindakan hukum terhadap Kapala Desa yang telah menjadi timses (Tim Sukses) untuk paslon 02.
Aksi demo Koalisi Rakyat Melawan (Koramel) tersebut berlangsung damai dengan di jaga ketat oleh aparat kepolisian. Diketahui, Sampai larut malam, masa mendirikan tenda dan terus menyuarakan aspirasi di depan kantor Bawaslu Sumenep. *(adm/adt).










