- Dari 4,5 Miliar Penerima MBG, Sebanyak 28 Ribu Dilaporkan Alami Keracunan
- Dipimpin Naghfir, Majelis Rotibul Haddad Sambung Sanad ke Ponpes Sukorejo
- Proyek Gudang Bawang Merah DKPP Sumenep Rp1 Miliar Menuai Sorotan Publik
- Momentum HPN, Kepala DKPP Sumenep Tekankan Peran Pers
- Momentum HPN, Direktur BPRS Sumenep Ungkap Pentingnya Peran Pers
- HPN 2026, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Peran Strategis Pers
- Hadiri RS BHC Run 2026, MH Said Abdullah Tegaskan Komitmen Dukung Kesehatan Publik
- DKPP Sumenep Dorong Konsumsi Pangan Lokal demi Gizi Masyarakat
- Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Sumenep Ingatkan Pentingnya Makan Sehat
- Aktivitas Galian C Dekat Asta Tinggi Tuai Sorotan Paguyuban Potra-Potre Madura: Kesakralan Rusak!
Awal Tahun, Doa dan Harapan Petani Sumenep untuk Hasil Lebih Baik

Sumenep - Momentum tahun baru 2026 dimanfaatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep untuk mengajak para petani dan pelaku sektor pertanian meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Drs. Chainur Rasyid, M.Si., menyampaikan bahwa tahun baru harus menjadi awal semangat baru bagi petani dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan, baik dari sisi iklim, teknologi, maupun kesejahteraan petani.
“Tahun baru ini kami harapkan menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian. Petani perlu terus beradaptasi, meningkatkan kualitas produksi, dan memanfaatkan pendampingan serta program pemerintah,” ujar Chainur Rasyid, Rabu (1/1/2026).
Baca Lainnya :
- Ansor Lenteng Hadir di Tengah Sulitnya Ekonomi Warga Menjelang Tutup Tahun0
- Bank Jatim Sumenep Raih Apresiasi To Sponsorship 2025, Direktur Jong Sumekar Dorong Perluasan Dukung0
- Ibu, Sang Pemilik Label Surga di Telapak Kakinya0
- Hari Ibu 2025, Self Make Up Srikandi IKAPMII Sumenep Didukung Arina Hidayah Skin Care0
- DPD GMNI Jatim Buka Rapimda di Ngawi, Tekankan Regenerasi Kader dan Penguatan Nasionalisme0
Ia menegaskan bahwa pertanian tetap menjadi sektor strategis penopang ekonomi masyarakat Sumenep. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berkomitmen mendorong modernisasi pertanian, peningkatan sarana produksi, serta penguatan ketahanan pangan lokal.
Chainur juga mengajak petani untuk lebih terbuka terhadap inovasi, mulai dari penggunaan benih unggul, pengelolaan lahan yang baik, hingga pemanfaatan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.
“Dengan kerja sama antara petani, penyuluh, dan pemerintah, kami optimistis hasil pertanian Sumenep di tahun baru ini dapat meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sumenep juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lahan pertanian dan mendukung produk lokal sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah.
Dengan semangat tahun baru, diharapkan sektor pertanian Sumenep semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan pangan masyarakat di masa mendatang. (Adm)










